Belajar bisnis tidak selalu harus dimulai dari buku teori atau ruang kelas. Kadang, pembelajaran terbaik justru datang langsung dari pengalaman nyata di lapangan.
Melalui program Skillcation, KawanPintar kembali menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dan relevan untuk anak muda. Kali ini, KawanPintar berkolaborasi bersama Kopi Kalyan dan Suasana Kopi untuk menghadirkan program experiential learning yang memungkinkan para siswa belajar langsung tentang dunia bisnis dari para praktisinya.

Selama 7 hari penuh, para siswa hadir langsung di café untuk memahami bagaimana sebuah bisnis berjalan dari balik layar — mulai dari operasional, marketing, pelayanan pelanggan, hingga bagaimana membangun pengalaman terbaik bagi konsumen.
Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana dunia pendidikan dan dunia industri dapat bekerja sama menciptakan pengalaman belajar yang lebih nyata, aplikatif, dan bermakna bagi anak-anak.
Belajar Langsung dari Pelaku Bisnis
Program Skillcation dibuka dengan sesi pengenalan bisnis secara umum yang dimentori langsung oleh Dharmaji Suradika atau Kak Aji, Co-Founder KawanPintar.
Di sesi awal ini, para siswa diajak memahami bahwa bisnis bukan sekadar tentang menjual produk atau mencari keuntungan, tetapi tentang bagaimana menciptakan solusi dan memberikan nilai tambah bagi orang lain.

Setelah itu, pembelajaran berlanjut langsung di lapangan bersama tim dari Kopi Kalyan dan Suasana Kopi. Para siswa mempelajari banyak hal yang selama ini jarang mereka dapatkan di sekolah, seperti:
- Bagaimana menjaga operational excellence dalam bisnis F&B
- Proses membuat produk kopi berkualitas tinggi
- Cara menghitung cost, revenue, dan profit
- Strategi marketing dan branding produk
- Pengelolaan logistik dan supply chain
- Pentingnya customer experience dalam bisnis
Melalui interaksi langsung dengan mentor dan business owner, siswa dapat melihat bahwa menjalankan bisnis membutuhkan kerja sama, konsistensi, problem solving, dan perhatian terhadap detail-detail kecil.
Dari Cappuccino hingga Content Creation
Salah satu hal yang membuat program ini menarik adalah karena siswa tidak hanya belajar teori bisnis, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai aktivitas nyata di café.
Mereka belajar membuat cappuccino, mengenal karakter rasa dan aroma kopi, memahami proses brewing, hingga melihat bagaimana standar kualitas dijaga dalam setiap sajian yang diberikan kepada pelanggan.
Tidak hanya itu, para siswa juga belajar membuat konten Instagram yang menarik sebagai bagian dari strategi marketing modern. Mereka diajak memahami bahwa di era digital saat ini, sebuah bisnis tidak hanya perlu memiliki produk yang baik, tetapi juga perlu mampu membangun komunikasi dan storytelling yang kuat melalui media sosial.

Suasana belajar menjadi sangat interaktif karena siswa bebas bertanya langsung kepada para owner café tentang pengalaman membangun bisnis, tantangan yang dihadapi, hingga bagaimana menghadapi perubahan tren pasar.
Bagi banyak siswa, pengalaman ini menjadi pertama kalinya mereka melihat secara langsung realita dunia bisnis yang sesungguhnya.
Belajar Bahwa Bisnis Bukan Hanya Tentang Untung dan Rugi
Di akhir program, para siswa diminta mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan para business owner dan mentor.
Melalui proses ini, mereka belajar menyusun ide, menyampaikan presentasi, menerima feedback, hingga berpikir lebih kritis terhadap solusi yang mereka tawarkan.
Dari keseluruhan rangkaian program, para siswa mulai memahami bahwa di balik secangkir cappuccino yang terlihat sederhana, ternyata ada proses panjang yang melibatkan banyak orang, sistem kerja, strategi, dan perhatian terhadap kualitas.
Mereka juga belajar bahwa bisnis bukan hanya tentang angka dan keuntungan. Bisnis adalah tentang bagaimana menciptakan pengalaman, membangun hubungan dengan pelanggan, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Mengembangkan Soft Skills dan Future Skills Anak
Lebih dari sekadar belajar bisnis, program Skillcation juga membantu siswa mengembangkan berbagai soft skills dan future skills yang sangat dibutuhkan di masa depan. Mulai dari:
- Analytical thinking
- Creative thinking
- Communication skills
- Teamwork
- Financial literacy
- Problem solving
- Marketing mindset
- Hingga operational excellence
Kemampuan-kemampuan ini menjadi semakin penting di era yang terus berubah cepat, di mana anak-anak perlu memiliki pengalaman nyata dan kemampuan adaptif untuk menghadapi dunia kerja maupun kehidupan di masa depan.
Orang Tua Mengapresiasi Pengalaman Belajar di Luar Ruang Kelas
Program ini juga mendapatkan respon positif dari para orang tua. Banyak orang tua merasa bahwa pengalaman belajar seperti ini memberikan exposure baru yang sulit didapatkan melalui pembelajaran akademik biasa.
“Program ini penting untuk anak-anak agar mereka bisa belajar hal-hal di luar ruang kelas. Anak saya merasa program ini sangat worth it dan jadi lebih termotivasi mengikuti setiap sesinya.”
Bagi KawanPintar, pembelajaran terbaik adalah pembelajaran yang membuat anak terlibat langsung, mencoba, berdiskusi, dan mengalami sendiri prosesnya. Karena dari pengalaman nyata itulah rasa percaya diri, rasa ingin tahu, dan kemampuan problem solving anak dapat tumbuh lebih kuat.
Melalui kolaborasi bersama Kopi Kalyan dan Suasana Kopi, KawanPintar berharap semakin banyak anak muda mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari dunia nyata — bukan hanya untuk menjadi pintar secara akademik, tetapi juga siap menghadapi kehidupan.
Skillcation akan terus hadir dengan berbagai program experiential learning menarik lainnya. Ikuti terus perjalanan dan program-program terbaru dari KawanPintar.